Pesisir Online

Jernih Melihat, Bijak Mengabarkan

Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Diresmikan, Hubungkan Mayang Sari dan Kuala Merbau

MERANTI – Polres Kepulauan Meranti meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Jalan Nelayan, Dusun I, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Rabu (8/7/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud dukungan Polri terhadap penyediaan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi. Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, pemerintah desa, perwakilan perusahaan, personel Polri, pelajar, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutan Kapolres yang dibacakan Wakapolres, AKBP Aldi menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pembangunan sarana yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kompol Detis.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Merbau, unsur Forkopimcam, Pemerintah Desa Mayang Sari, pihak perusahaan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pembangunan hingga jembatan tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan.

Menurutnya, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi akses strategis yang menghubungkan Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, dengan Desa Kuala Merbau, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Keberadaan jembatan itu diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memudahkan akses pelajar menuju sekolah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Kepala Desa Mayang Sari, Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada Polri atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Ia mengatakan, sebelum jembatan dibangun, akses penyeberangan di lokasi tersebut kurang layak sehingga menyulitkan warga dalam beraktivitas. Kini, masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan representatif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kepeduliannya kepada masyarakat Desa Mayang Sari. Jembatan ini memberikan manfaat besar bagi warga, terutama para pelajar dan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur ini,” kata Ibrahim.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Prosesi peresmian diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan, foto bersama, serta pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, kehadiran jembatan itu diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik, aman, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *